Posted on
Nonton film Hasil Visum Audrey (AY) Korban Pengeroyokan 12 Siswa terbaru

Hasil Visum Audrey (AY) Korban Pengeroyokan 12 Siswa

oleh: Cynthia Dewi Basuki| 11 April 2019 | Viral

TRIBUN-TIMUR.COM – Pelaku pegeroyokan Audrey, pelajar SMP di Pontianak, bantah telah merusak keperawanan korban saat peristiwa tersebut terjadi.

Lalu, bagaimana dengan hasil visum? Hasil visum menyebutkan, di selaput dara korban tidak tampak luka robek atu memar.

Dikutip dari laman Alodokter.com, keperawanan sering dikaitkan dengan keberadaan selaput dara. Perempuan yang masih perawan identik dengan selaput dara yang masih utuh atau belum mengalami perobekan. Tujuh pelaku kasus pengeroyokan terhadap Audrey (14) melakukan konferensi pers di Mapolresta Pontianak, Kalimantan Barat.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Rabu (10/4/2019), seorang pelaku membantah tuduhan soal mereka melecehkan Audrey. Ketujuh pelaku mengenakan masker untuk menutupi wajah mereka.

Di hadapan para pewarta, pelaku meminta maaf kepada Audrey. selaku korban dan juga keluarga korban. “Saya selaku pelaku dari 12 orang ini, terutama saya meminta maaf terhadap korban dan kepada keluarga korban,” ujar seorang pelaku

Pelaku juga mengungkapkan kejadian sebenarnya tidak seperti yang ramai diberitakan. Mereka mengaku saat ini juga menjadi korban bully karena banyak yang meneror dan melontarkan penghinaan.

“Dan saya semua harus tahu, di sini itu saya korban karena saya sekarang sudah di-bully, dihina, dicaci, dimaki, diteror. Padahal kejadiannya tidak seperti itu,” ujarnya seperti dikutip video Tribun Pontianak.

Sebelumnya, ada yang menyebutkan bahwa pelaku telah mengeroyok Audrey hingga membenturkan kepala korban ke aspal. Tak hanya itu, pemberitaan sebelumnya menyebutkan bahwa pelaku telah merusak keperawanan korban.

Pelaku mengaku bahwa saat kejadian tidak ada penyekapan, apalagi merusak keperawanan korban. “Tidak ada penyekapan, tidak ada seretan, tidak ada menyiram secara bergiliran, tidak ada membenturkan kepalanya ke aspal. Itu tidak ada. Apalagi untuk merusak keperawanannya,” kata pelaku mengakui.

Pelaku mengakui memang ada perkelahian yang terjadi antara mereka dengan Audrey.. Namun bukan pengeroyokan, melainkan satu lawan satu.

Pengeroyokan terhadap Audrey bermula dari masalah asmara.

“Permasalahan awal karena masalah cowok. Menurut info kakak sepupu korban merupakan mantan pacar pelaku penganiayaan ini. Di media sosial mereka saling komentar sehingga pelaku menjemput korban karena kesal terhadap komentar itu,” kata Wakil Ketua KPPAD Kalbar, Tumbur Manalu, Selasa (9/4/2019).

Hasil Visum: Tak Ada Luka di Selaput Dara

Kapolresta Pontianak, Kombes M Anwar Nasir juga menyampaikan hasil visum terhadap Audrey. yang dilakukan di Rumah Sakit Pro Medika Pontianak.

Dari hasil visum diketahui jika tak ada bengkak di kepala korban. Kondisi mata korban juga tidak ditemukan memar.  Penglihatan korban juga normal.

Lebih lanjut Kapolresta mengatakan, untuk telinga, hidung, tenggorokan atau THT tidak ditemukan darah. “Kemudian dada tampak simetris tak ada memar atau bengkak, jantung dan paru dalam kondisi normal,” katanya.

Kondisi perut korban, sesuai hasil visum tidak ditemukan memar. Bekas luka juga tidak ditemukan. “Kemudian organ dalam, tidak ada pembesaran,” katanya menjelaskan.

Selanjutnya Kapolresta menyampaikan hasil visum alat kelamin korban. Menurut Kombes M Anwar Nasir, di selaput dara tidak tampak luka robek atu memar.

Kombes M Anwar Nasir mengulangi pernyataannya terkait hal ini. “Saya ulangi, alat kelamin selaput dara tidak tampak luka robek atu memar,” katanya.

Hasil visum juga menunjukkan kulit tidak ada memar, lebam ataupun bekas luka. “Hasil diagnosa dan terapi pasien, diagnosa awal depresi pasca trauma,” kata Kombes M Anwar Nasir.

Artikel Asli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *