Posted on
Nonton film Pembalut, Tampon, Menstrual Cup: Apa sih bedanya? terbaru

Pembalut, Tampon, Menstrual Cup: Apa sih bedanya?

Setiap bulannya seorang cewek pasti didatangi oleh “tamu” yang biasa disebut dengan menstruasi atau haid. Kebanyakan cewek juga memakai pembalut sebagai penampung dari darah haid yang keluar dari dalam tubunya. Tapi, ternyata selain pembalut ada juga media penampung darah haid lainnya yang mungkin masih agak asing buat kamu, para cewek, yaitu tampon dan menstrual cup. Lalu apa sih perbedaan dari ketiganya? Yuk, kita bahas!

Pembalut

Jenis yang satu ini cukup familiar buat para cewek, dengan berbagai ukuran, ketebalan juga dengan dilengkapi sayap untuk mengatasi pergeseran dari pembalut saat dipakai. Biasanya pembalut terbuat dari bantalan kapas atau kain yang lembut, penggunaanya dengan direkatkan di bagian dalam celana dalam cewek.

Perbedaan ukuran biasanya dimaksudkan untuk waktu pemakaiannya, misalnya saja yang panjang dipakai untuk malam buat menghindari “tembus” atau bocor.

Kelebihan:

  • Mudah didapatkan
  • Cara penggunaan yang familiar dan relatif lebih mudah
  • Tidak perlu dimasukkan ke dalam vagina

Kekurangan

  • Perlu diganti setiap 2-4 jam
  • Kurang nyaman digunakan selama aktivitas fisik
  • Tidak ramah lingkungan, karena merupakan produk sekali pakai

Tampon

Sama kayak pembalut, tampon juga tebuat dari bantalan kapas lembut dan berbentuk silinder serta memiliki benang penarik pada ujungnya. Yang membuat tampon dan pembalut beda ada di cara pemakainanya, karena tampon digunakan dengan cara dimasukan ke dalam lubang vagina sampai batas benang penarik.

Kelebihan:

  • Nyaman digunakan selama aktivitas fisik
  • Nyaman dan tidak terasa ketika digunakan dengan benar

Kekurangan

  • Belum banyak dijual di Indonesia
  • Perlu diganti setiap 2-4 jam
  • Tidak ramah lingkungan, karena merupakan produk sekali pakai
  • Perlu membiasakan diri lagi untuk cara memakainya

Menstrual cup

Jenis media penampung darah haid bagi cewek yang satu ini kayaknya belum banyak yang memakainya, selain mungkin karena belum mengerti cara pemakaiannya, harga dari menstrual cup memang tidak seterjangkau pembalut, namun menstrual cup bisa bertahan sampai dengan 10 tahun apabila dirawat dengan baik lho!

Jadi, menstrual cup sendiri adalah sebuah alat penampung darah haid yang berbentuk kayak corong dengan ukuran kecil dan terbuat dari silicon berstandar medis yang aman buat tubuh. Satu hal yang sama dari tampon adalah dari cara memakainya dengan memasukannya ke dalam vagina, kamu perlu rileks dalam posisi berjongkok, duduk atau membuka salah satu kaki diangakat lalu pegang ujung cangkir menstrual cup, lipat seperti huruf U dan masukan perlahan ke dalam vagina.

Kelebihan:

  • Nyaman dan tidak terasa ketika digunakan dengan benar
  • Ramah lingkungan, karena dapat digunakan berulang kali
  • Lebih ekonomis, apabila dirawat dengan baik dapat bertahan hingga 10 tahun
  • Hanya perlu diganti setiap 8 jam, atau sekitar 2-3 kali sehari
  • Mudah disterilkan kembali

Kekurangan

  • Harga relatif mahal ketika pertama membeli
  • Perlu membiasakan diri lagi untuk cara memakainya

Penggunaan produk menstruasi yang dimasukan ke dalam vagina (tampon dan menstrual cup) bisa bikin jadi ngga perawan ga sih?

Buat sebagian cewek, khususnya cewek di Indonesia penggunaan tampon dan menstrual cup belum sefamiliar pembalut karena selain memang belum sebanyak itu dijual di pasaran, cara penggunaannya pun masih asing karena harus dimasukkan ke dalam vagina. Tapi satu hal yang penting, nggak ada hubungannya antara pemakaian tampon/menstrual cup dan hilangnya keperawanan. Selaput dara dapat robek karena berbagai aktivitas fisik, beberapa cewe bahkan terlahir tanpa selaput dara sama sekali. Penggunaan tampon/menstrual cup mungkin dapat menggores selaput daramu, namun itu tidak bisa kita gunakan sebagai patokan keperawanan seorang cewe.

Apapun pilihanmu dalam memilih media penampung darah haid, yang paling penting adalah bagaimana menjaga kebersihan dari vagina. Rajin-rajin lah menggantinya sesuai kapasitas produk masing-masing, baik itu pembalut, tampon atau menstrual cup, demi menghindari tumbuhnya kuman dan jamur.

Selain itu jangan juga lupa untuk membersihkan vaginamu dari arah yang benar dan tepat, bukan dari arah anus ke depan melainkan dari arah vagina ke belakang. Supaya kuman dari anus tidak terbawa ke arah vaginamu.

Artikel Asli