Posted on
Nonton film Yuk, Simak 7 Fakta Geografi Indonesia yang Menarik Ini! terbaru

Yuk, Simak 7 Fakta Geografi Indonesia yang Menarik Ini!

Quipperian, berbanggalah jadi warga negara Indonesia karena banyaknya kekayaan alam serta ragam latar budaya yang ada di sini. Coba deh, cari negara lain yang seperti Indonesia. Pasti kamu akan kesulitan. Banyak sekali keunikan negara kita yang bahkan mungkin kamu enggak tahu. Bukan hanya fakta geografisnya saja, tapi juga fakta-fakta budaya ataupun sumber daya manusianya. Tapi, kali ini Quipper Video Blog mau bahas tentang fakta geografisnya dulu, nih.

Tahukah kamu mengenai beberapa fakta geografi Indonesia yang cukup mencengangkan? Belum tahu? Kalau begitu, dalam artikel kali ini Quipper Video Blog akan kasih tahu beberapa fakta geografi Indonesia yang menarik. Penasaran?? Yuk, simak pembahasannya berikut!

1. Danau Toba Merupakan Danau Terbesar di Indonesia

Fakta geografi Indonesia yang pertama berkaitan dengan danau legendaris di Medan, Sumatera Utara. Indonesia memiliki banyak danau yang ada di berbagai kepulauannya. Tahukah kamu, kalau danau terbesar di Indonesia adalah Danau Toba? Ya, danau yang terletak di Sumatra Utara ini merupakan danau terbesar di Indonesia.

Disebut sebagai terbesar lantaran memiliki panjang mencapai 100 kilometer dengan lebar 30 kilometer dan kedalaman mencapai 505 meter. Luas permukaan Danau Toba ialah 1.130 kilometer persegi dengan volume air mencapai 240 kilometer persegi. Danau itu pun memiliki dua keunikan tersendiri, yakni berada di elevansi 905 meter dan memiliki pulau di tengah-tengahnya, yakni Pulau Samosir.

2. Indonesia Berada di Antara Dua Benua dan Dua Samudra

Fakta geografi Indonesia yang unik lainnya terletak pada letak geografisnya, yakni berada di antara dua benua dan dua samudra. Ya, dua benua yang mengapit Indonesia ialah Benua Asia dan Benua Australia. Sedangkan, dua samudra yang mengapit Indonesia ialah Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.

Karena letaknya yang terapit tersebut, Indonesia pada zaman dahulu menjadi pusat jalur perdagangan yang ramai. Selain itu, Indonesia menjadi satu-satunya negara yang berada di antara dua benua dan samudra. Tak percaya? Coba kamu bandingkan dengan negara lain, pasti tidak ada seperti Indonesia.

Posisi Indonesia yang dapat dikatakan berada di cross position atau posisi silang itu juga membuat Indonesia memiliki keanekaragaman suku dan budaya. Hal itu membuat beberapa suku di Indonesia memiliki pengaruh dari budaya asing yang cukup kental, mulai dari bahasa, seni, agama, hingga peradabannya. Percampuran itu merupakan hasil dari posisi Indonesia yang menjadi lalu lintas pelayaran perdagangan di masa lampau.

3. Kota Bogor Merupakan Tempat Terbasah di Indonesia

Di antara semua kota yang ada di Indonesia, Kota Bogor merupakan tempat paling basah. Sebab, di kota tersebut hujan turun rata-rata 320 hari pertahun. Hal itu disebabkan letak Kota Bogor yang memiliki tingkat kelembapan mencapai 70 persen.

Tingginya tingkat kelembapan itu menjadikan daerah Kota Bogor dan sekitarnya sebagai kontributor hujan cukup tinggi. Selain itu, tingkat kelembapan tersebut membuat Kota Bogor jadi sejuk dan jarang bercuaca panas.

4. Nusa Tenggara Timur, Tempat Terkering di Indonesia

Kalau Kota Bogor merupakan tempat terbasah di Indonesia, maka Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan tempat terkering di Indonesia. Hal itu disebabkan oleh lokasi Pulau NTT yang terpapar angin panas dari Australia. Angin panas tersebut membuat kemungkinan curah hujan tidak terlalu besar di NTT.

Selain itu, di NTT banyak perbukitan kapur sehingga sulit untuk tanaman tumbuh. Di NTT, hanya 1019 milimeter hujan turun tiap tahunnya dan 94 persen hujan tersebut hanya datang di musim penghujan.

5. Sungai Kapuas, Sungai Terpanjang di Indonesia

Sungai Kapuas yang ada di Pulau Kalimantan merupakan sungai terpanjang di Indonesia. Panjang total sungai tersebut mencapai 1178 kilometer lho, Quipperian! Cukup panjang bukan?

Sungai yang memiliki peranan penting bagi masyarakat di Kalimantan itu terhampar membelah Provinsi Kalimantan Barat. Sungai Kapuas berhulu di Kabupaten Putussibau, melewati Kabupaten Sintang, Sekadau, Sanggau, dan Pontianak. Sungai itu akhirnya pun berujung ke arah Barat, yakni ke Laut China Selatan.

Tak hanya itu, Sungai Kapuas memiliki lebar sebesar 70-150 meter. Lebar dari sungai itu mencapai 70-150 meter.

6. Pulau Bungin, Pulau Terpadat di Indonesia

Mungkin Quipperian masih belum akrab dengan nama Pulau Bungin. Ya, pulau yang berada di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) itu merupakan pulau terpadat di Indonesia. Dikatakan terpadat lantaran, nyaris tidak ada lahan kosong di atas pulau tersebut karena sudah dipadati oleh pemukiman warga.

Pulau Bungin memiliki luas sekitar 8,5 hektar dengan jumlah penduduk kurang lebih 3400 jiwa. Artinya, pulau ini memiliki kepadatan penduduk sebesar empat orang untuk setiap 100 meter perseginya.

Saking padatnya, bila ada warga yang ingin mendirikan rumah di Pulau Bungin maka dia harus mereklamasi pulau tersebut dengan cara menguruk lautan dengan karang. Diperkirakan, penduduk di Pulau Bungin terus bertambah dan tentunya hal itu membuat keberadaan pulau tersebut semakin padat.

7. Danau Kelimutu, Danau Berwarna di Indonesia

Danau Kelimutu merupakan tiga buah danau yang berada di puncang Gunung Kelimutu, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Masing-masing dari tiga danau itu memiliki nama, yakni Tiwu Ata Mbupu, Tiwu Nuwa Muri Koo Fai, dan Tiwu Ata Polo.

Danau Tiwu Nuwa Muri Koo Fai atau disebut juga sebagai danau pemuda dan gadis merupakan danau paling dalam dibandingkan dua lainnya. Danau tersebut memiliki kedalaman mencapai 127 meter. Sedangkan, Danau Tiwu Ata Polo memiliki kedalaman 64 meter dan Tiwu Ata Mbupu atau Danau Orang Tua mencapai 67 meter.

Ketiga danau itu dikatakan sebagai danau unik lantaran sering berganti warna. Sejak tahun 1915 hingga 2011, gugus Danau Kelimutu tersebut telah berganti warna sebanyak 44 kali. Adapun, perubahan warna pada danau itu berbeda-beda. Misalnya, adanya perubahan gas gunung api di Gunung Kelimutu.

Ketika warnanya merah dan cokelat tua, maka itu disebabkan oleh tercampurnya zat besi dalam fluida di dalam danau tersebut. Dan, warna hijau disebabkan oleh biota alam yang ada di dalam danau tersebut. Selain itu, erosi danau juga menyebabkan perubahan warna di ketiga Danau Kelimutu tersebut.


Bagaimana Quipperian setelah membaca 7 fakta geografi Indonesia menarik di atas. Keren banget, kan? Fakta menarik geografi tersebut menunjukkan bahwa Indonesia merupakan negara yang unik dan kaya akan fenomena alam serta geografinya.

Jadi, kamu sebagai generasi muda Indonesia haruslah bangga terhadap bangsa sendiri. Untuk itu, kamu harus terus giat belajar dan berprestasi agar dapat menjadi salah satu insan yang mampu mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia di mata dunia! Semangat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *